LukA


Masih terlihat jelas indah auramu
di tepi hati yang merinti
meengharu mengkhayal masa lalu
tentang cerita surga…

Kau tanam beribu kebahagiaan
tanpa kau lela menyiraminya
terus kau pupuk hingga mengembang
sampai menjadi sempurna…

Tapi kini semua layu
keindahan yang subur kini pudar
kau mulai lela untuk bertahan
kau tinggal yang hancur
dan kini semakin hancur…

Kau temukan taman yang baru
kau begitu indahkan
kau lupakan yang lama begitu saja
tak lagi kau tengok
tak lagi kau indahkan…

kini…
di sudut yang paling sepi ku sendiri
dengan membawa luka yang tak kunjung usai
walu kau lukai aku
tapi kerinduan yang mendalam masi tertanam
tak terhapus waktu…

About maulana subekti
Anything iss OK

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: