Laktopia adalah makanan khas Tegal. Terbuat dari tepung terigu, mentega, gula pasir, dan kacang hijau sebagai isinya. Mirip-mirp dengan kue bakpia dari Jogjakarta, hanya saja bentuknya persegi dan kulitnya lebih kering serta berlapis-lapis. Untuk masalah isinya, hampir sama dengan pia yang lain. Seperti isi kacang hijau, keju, buah, durian, bawang, gula aren, dan lain-lain. Namun latopia Tegal isi kacang hijau lebih banyak dicari.

Bakpia khas Tegal ini tampilannya hampir sama dengan bakpia dari kota lain, dari Jogja umpamanya. Namun yang membedakannya adalah pia nya lebih padat, lebih renyah, dan lebih gurih. Untuk ukurannya pun lebih besar.
Konon makanan ini sudah ada sejak jaman dulu. Persisnya tahun berapa tidak ada yang tahu. Yang pasti makanan ini dikenalkan oleh orang-orang Tionghoa. Mereka memang terkenal dengan macam-macam kue pia nya.
Di kota Tegal, laktopia kebanyakan diproduksi oleh warga keturunan Tionghoa secara turun temurun, dengan resep tradisional yang dipegang teguh. Dengan bentuknya yang besar dan padat (sekitar 7x7cm, sehingga kita sering tidak bisa menghabiskannya sekaligus), dan isinya berupa kacang hijau, selama bertahun-tahun laktopia Tegal diproduksi sesuai pakem tersebut. Namun seiring perkembangan jaman, kue laktopia pun mengalami evolusi. Perubahan ini membuat laktopia diproduksi dengan aneka ukuran dan rasa. Yang sedang ngetrend saat ini adalah laktopia ukuran kecil dengan rasa yang lebih bervariasi seperti rasa keju, durian, dan buah, bikin penggemarnya jadi gemas.
Sekarang laktopia tidak lagi hanya dikuasai oleh warga keturunan Tionghoa. Kini mulai bermunculan orang-orang yang perduli untuk turut melestarikan makanan khas Tegal ini. Salah satu diantaranya adalah perusahaan laktopia dengan merek “Bundaku”. Perusahaan ini didirikan oleh tiga perempuan bersaudara puteri H. Hisyam Adnan, salah satu tokoh masyarakat di kota Tegal. Berangkat dari keprihatinan melihat usaha laktopia yang satgnan, dan keinginan untuk menjadikan laktopia sebagai makanan kebanggaan kota Tegal yang layak dijadikan buah tangan bagi pengunjung ataupun orang yang lewat kota Tegal. Sehingga Laktopia Tegal bisa terkenal seperti bakpia Jogjakarta.
Perusahaan laktopia “Bundaku” menawarkan kue laktopia ukuran kecil, dengan rasa kacang hijau original dan kacang hijau keju. Laktopia “Bundaku” memiliki rasa yang enak dengan tekstur kue yang lebih lembut, karena hanya dibuat dari bahan-bahan pilihan, tanpa pemanis buatan maupun bahan pengawet, serta dijamin halal.
Perusahaan laktopia “Bundaku” berpusat di jalan Nakula no. 9 Slerok – Kota Tegal Telp. (0283) 3327939. Dan sudah mempunyai cabang di Jl. Blue Safir 1 No. 105 Rawalumbu – Bekasi 17116 Telp. (021) 33321653.
Untuk memperluas pemasaran, sedang direncanakan untuk membuat gerai/outlet khusus bekerjasama dengan SPBU Pasti Pas.
Jika Yogya punya bakpia maka Tegal punya Laktopia. Bakpia yang kita kenal di Jawa memang kulitnya bertekstur lebih lembut. Kulit ini terbuat dari campuran tepung terigu dan minyak nabati. Isinya pun beragam mulai dari campuran kacang hijau dan gula pasir, gula merah, duren, nangka, cokelat, atau keju. Nah, untuk bakpia versi Tegal yang dikenal dengan ‘laktopia’ ini sedikit berbeda.

Laktopia memiliki kulit bertekstur lebih padat dan lebih renyah dibanding bakpia. Untuk kulitnya terbuat dari tepung terigu, mentega, gula pasir, dan memiliki rongga kosong didalamnya. Isinya tak jauh berbeda dengan bakpia pada umumnya sebut saja kacang hijau, cokelat, dan gula merah. Jika digigit latopia lebih kres, keras tidak seperti bakpia yang lebih lembut. Sedangkan bagian tengahnya berongga besar atau kopong karena dipanaskan dalam suhu tinggi sehingga terbentuk gelembung adonan.

Camilan ini memiliki berbagai ukuran mulai dari yang kecil-kecil hingga berukuran besar seperti roti atau lonjong/oval panjang dan tidak berupa bulatan. Di kota Tegal pada awalnya laktopia dibuat oleh warga keturunan Tionghoa secara turun-menurun. Seiring waktu camilan ini makin populer sehingga banyak dibuat oleh industri-industri kecil rumahan dengan memakai berbagai nama merk dan ukuran.

Tak heran kalau laktopia juga banyak dijadikan oleh-oleh untuk dibawa pulang buat mereka yang berkunjung ke Tegal. Selain harganya yang tidak terlalu mahal, rasanya yang manis, renyah dan enak banyak disukai. Jadi, kalau jalan-jalan ke Tegal jangan lupa beli laktopia ya!

Laktopia is the typical food of Tegal. Made from flour, butter, sugar, and green beans as its contents. Mirp with a cake-like bakpia of Jogjakarta, only square shape and her skin is dry and layered. For the problem of content, similar to another pia. As the contents of green beans, cheese, fruit, durian, garlic, palm sugar, and others. But green beans latopia Tegal content more searchable.

Tegal typical Bakpia it looks almost the same as bakpia from other cities, from Jogja for example. But what sets it apart is its pia denser, crisper, and more savory. For its size was larger.
It is said that the food has been around since ancient times. Exactly how many years no one knew. To be sure the food was introduced by the Chinese people. They are known by a variety of its pia cake.
In the town of Tegal, laktopia mostly produced by people of Chinese descent were hereditary, with traditional recipes that were held. With its large and dense (about 7x7cm, so we often can not spend it all at once), and the contents of green beans, for years laktopia Tegal is produced according grip. But with changing times, the cake laktopia underwent evolution. This change makes laktopia produced with a variety of sizes and flavors. That being ngetrend now is laktopia small size with a more varied taste like cheese flavor, durian, and fruit, make fans so passionately.
Now laktopia no longer just dominated by ethnic Chinese. Now start popping those who care to participate in preserving this special food Tegal. One of them is a company with a brand laktopia “My Mother”. The company was founded by three sisters daughter of H. Hisham Adnan, one of the community leaders in the city of Tegal. Departing from concerns laktopia see the effort that satgnan, and a desire to make a meal laktopia Tegal pride that deserve to be a souvenir for visitors or people passing by the city of Tegal. So Laktopia Tegal be known as bakpia Jogjakarta.
Company laktopia “My Mother” offers cakes laktopia small size, the original flavor of green beans and green beans cheese. Laktopia “My Mother” has a good taste with a softer texture of the cake, because it is made from carefully selected ingredients, with no artificial sweeteners or preservatives, and is guaranteed halal.
Company laktopia “My Mother” centered on the Nakula no. 9 Slerok – Tegal Tel. (0283) 3327939. And it has a branch on Jl. Sapphire Blue No. 1. 105 Rawalumbu – Bekasi 17 116 Tel. (021) 33321653.
To expand marketing, is being planned to create outlets / outlet special petrol stations must cooperate with Pas.
If Yogya has bakpia then Tegal has Laktopia. Bakpia as we know it in Java is softly textured skin. Leather is made from a mixture of wheat flour and vegetable oil. The contents also varied ranging from a mixture of green beans and sugar, brown sugar, durian, jackfruit, chocolate, or cheese. Well, to bakpia Tegal version known as ‘laktopia’ is a little different.

Laktopia have textured skin is denser and more crisp than bakpia. For skin made of flour, butter, sugar, and have an empty cavity in it. Its content is not much different from bakpia generally just call green beans, chocolate, and brown sugar. If bitten latopia more sharp, hard not to like a softer bakpia. While its center a large hollow or hollow because heated at high temperatures to form the dough bubbles.

This snack has a variety of sizes ranging from small to large size such as bread or oblong / oval long and not be a sphere. In the town of Tegal laktopia initially created by people of Chinese descent are hereditary. Over time it has become popular snack made by so many small cottage industries using a variety of brand names and sizes.

No wonder that laktopia also widely used as a souvenir to take home for those who visit to Tegal. Besides the price is not too expensive, the taste is sweet, crunchy and tasty much preferred. So, if a trip to the Tegal do not forget to buy laktopia ya!

About maulana subekti
Anything iss OK

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: